diary of golda
Wednesday, June 08, 2005
Telling My Mood
Entah kenapa, aku malas bercerita lagi, menulis lagi seperti biasanya. Aku merasa seperti tertekan, seperti ada keharusan dalam menulis yang bagus, menjadi sebuah cerita yang menarik untuk dibaca. Dan kalo ngga bagus, aku merasa tertekan sambil menunggu kritik. Duh.. ngga enak banget.

Aku seperti terbatas dalam menulis. Lah iya, kan dari dulu 10 tahun menulis diary, tidak ada yg baca, tidak ada yg komentar, tidak ada yg mengkritik, sekarang dipublikasikan .. jadi terbatas.. Ndak enak yah rasanya.

Please, jangan tanya karena apa.. karena aku ngga mau membahas. Aku terlalu biasa memendam sendiri masalahku, aku sedang introvert mode on.

Mencintai itu tidak bisa dipaksakan, menyayangi juga sifatnya 'give' only, not 'take n give', begitu kira2 yang aku denger. Oh begitu yah? Hwalah...

Dicintai itu tidak selamanya menyenangkan, bisa di link disini. Tidak benar juga kata orang tua, "yang penting pilihlah cowok yang mencintai kamu". Not works on me, Mom.

Aku sudah tertekan masalah skripsi, masalah kerjaan, masalah masa depan, masalah keluarga, apa lagi yang perlu ditambah?

Aku mencoba menulis disini, menulis terserah apa mauku, terserah bagaimana jadinya..

Happy Birthday buat Junicy Athalia, my best partner in office (lah, di kantor isinya hanya kami berdua koq!).
Jadi mengingatkan aku untuk mengganti di sidebar ku, bahwa aku bukan lagi 23,5 tahun, karena di bulan ini juga umurku akan bertambah.. hik hik.. bertambah tua.. oh nooo

Maaf, saya tidak melayani konferensi pers yah.. terima kasih.

| golda wrote this blog at 10:01 am | wat ppl says (17) |
Monday, June 06, 2005
MalMing di Plangi - Ramee!!
Kemarin ketemuan sama blogger, banyaakk banget! Coba aku sebutkan:

Ditta, Irvan, DQ, Rio, Pram, Ben, Uli, Gusye, Bagus, Ayu, Berry, Rommy, Ve, Adi, Rinto, Nizar, Ipe, Benny.

Aduh, siapa lagi ya?

| golda wrote this blog at 05:57 am | wat ppl says (10) |
Thursday, June 02, 2005
Sms ??!!&%$#
Bobby wrote sms:

“Com! Gw mo cerita neh, masa semalem gw mimpi ttg elo. Critanya kita sama-sama sayang, trus gak tau apa lagi, tapi seinget gw kita *maaf* makin love. Eh akhirnya gw wet dream deh :-D. Tau neh, kok bisa-bisanya sama elo. Mungkin gw kangen kali ya sama elo sampe kebawa mimpi. Jangan-jangan lo yang kangen? Hehehe. Have a nice day.”

06/05/05 12:48pm


Sampe sekarang gue masih bingung bagaimana menanggapi sms ini dengan baik dan benar. Secara apakah dalam hal ini gue tuh menjadi victim atau seharusnya senang (senang karena apa? Objek mimpi basah? Jheezz, jadi inget postingan DQ tentang sex on the phone kapan hari itu).

Si Bobby ini temen kampus (temen genk kami-kami juga) yang dah punya cewek. Dan ini udah ketiga kalinya dia ngimpiin gue sampe berlanjut ‘begitu’ dan mesti keramas besok paginya. Hmm..tanggepan gw saat pertama kali gw dibilangin sama dia:

“Hhhhiiihhhhh Bobby! Lo jangan macem-macem deh sama gue.. Knapa lo ngga ngebayangin cewek lo aja sih?? Duh.. lo ngga kasihan apa sama gue sampe lo mimpiin begitu??” dengan suara histeris. Dia cuman bisa cengengesan.

Jadi gue mesti kesel atau apa?? Secara gue kan ngga cantik (tapi imut dunk ah), dan kenapa dia memilih gue?? Bob, lo tanggung jawab yaa!

| golda wrote this blog at 12:17 pm | wat ppl says (9) |
Monday, May 30, 2005
Blogger nampang
blogger nampang

begini lohh pose nya para blogger di museum tekstil !

rame rame

cakep kan kita kita?? *narsis?* <gw yg motret - secara gw tidak narsis sich>

Link lainnya bisa dilihat di:
Uli, Anri, DQ, dan Katrin (Khususnya yg mo liat hasil ngeBATIK gw.. )

| golda wrote this blog at 12:22 pm | wat ppl says (24) |
Wednesday, May 25, 2005
Ketakutanku (part 2)
Kalian masih ingat dengan ketakutanku akan laba-laba? Rupanya kamarku dihantui dengan arwah si previous dead big spider!

Di rumah yang sama, suatu malam minggu jam 10, kami baru pulang dari makan malam keluarga. Aku masuk kamar, tutup pintu, bermaksud untuk ganti pakaian tidur. Damn, tepat aku menutup pintu, dibelakang pintu yang berwarna putih itu terdapat laba-laba hitam sebesar diameter 5 centi! Sangat kontras! Dan mengerikan!! Aku teriak-teriak, aku tidak berani mendekati pintu, apalagi membuka pintu. Aku takut laba-laba nya loncat ke aku (Fiksi banget see. Maklum, masih SD). Begitu pintuku dibuka, aku kabur keluar dan bermaksud tidak mau tidur di kamarku malam itu. Aku sudah ketakutan, mama masuk kamarku untuk meneliti kembali. Ya, kali ini mama juga meminta diambilkan palu (jangan-jangan ternyata mama juga takut?!). Aku ambilkan palu. Saat mama dikamarku, aku menunggu di luar kamar, sambil mencoba mengintip.

“Golda itu ada laba-laba di belakangmu!” Aaaaaaaaaaaahhhhhhhh! Aku KAGET! Berusaha menggeliat mencoba mengenyahkan apapun yang ada dibelakangku. Duh, ternyata aku dikerjain sama ayah tiriku, sampai aku nangis. Iya, aku sampai nangis! Aku kesel bangen sama dia. Sial, jadi menambah kadar ketakutanku akan laba-laba. 

Inside the crime scene (my room), mama sudah berhasil me-malu si laba-laba itu. Kata mama, laba-laba kali ini lebih kurus dari yang sebelumnya. Hah? Apa artinya? Apa di kamarku kurang banyak makanannya?? Saat dibersihkan sama mbak, dia heran. Menurutnya laba-laba sebesar ini biasanya terdapat di kandang sapi, bukan di dalam rumah. Haa?? Memangnya kamarku sama dengan kandang sapi? Siallll!!!!

***

Sebulan yang lalu aku menemukan laba-laba sebesar itu juga di koridor luar rumahku yang sekarang. Yah, rupanya belajar dari pengalaman, aku tidak perlu teriak ketakutan, aku ambil sapu, dengan sekali tebas langsung ke badannya. Mati! Rasain! Huh!

| golda wrote this blog at 01:14 am | wat ppl says (9) |
Monday, May 23, 2005
Ternyatah, Blogger itu bawel!!! It’s a fact!!
Hari minggu kemarin (22 Mei 05), gw memutuskan untuk ikutan kopdaran dgn sesama blogger. Tadinya mengurungkan untuk ikut karena secara gw tuh pemalu (preman ulung). Terbukti dengan kemunculan gw yang, err.. banyak diemnya, banyak ngedengerinnya, gagal mencela (takut bersaing sama ratunya). Tapi not bad juga nih, bakat gw muncul ditengah hingar bingar celoteh para blogger. Haa? Golda bisa membatik? Haree genee? Hahaha, itu komen yg gw ucapkan pas tau kalo anak2 pada mau ngebatik (Jadi makan ucapan sendiri deh!!).

Sebagai suhu membatik, mas Bagus (eh, udah mas mas ya?) sangat membantu kami-kami yang notabene BUTA tentang art craft satu ini. Yaolo, gw aja baru tau bahwa yg dioleskan canting itu sebuah malam! Dan harus bolak balik biar menutup warna aseli kain nya (itu toh gunanya?? *jadi berpikir logis.. mode on*).

Bertemu dengan Nana, ohmaigot, jauh dari yang dibayangkan. Gw kira die tuh pendek ceriwis gak bisa diem, ternyata kebalikannya. Bisa Na, bisa diem juga, kadang malah tersipu-sipu ria. But still, blogger = talkactive. Hal ini bisa dicontohkan oleh Anri (gw masi gak ngerti arti kata Haucuen aka Moi, Ri, tapi ya sutralah). Engkoh seputih gw yang mau nyaingin gw ini ributnya melebihi cewek! Gw takjub! Terpana! Hari kemarin, Anri kebanyakan komentar, sampe ngga sempet ngebatik, jadinya minggu depan gw yakin die akan bersemangat dateng untuk menyelesaikan bandana nya yang penuh dengan oretan DQ.

Siapa DQ? Duh, bayangan gw DQ tuh cakep, agak sawo matang, tinggi semampai dengan body bidang dan tubuh tegap (duh, jangan GR dulu). Akh.. ternyata.. semua itu tipu muslihat temennya yg fotografer. Yang pasti, ni cowok sangat amat bawel dengan celotehnya yang akrab di telinga temen2. Ya kan Dq? Kita baru kenal dah tukar menukar cerita ttg diri sendiri.. “kerja dimana? Pinter yah nggambarnya.. punya bakat? Knapa ngga kerja dlm bidang desain..” dan sebagainya (off the record gitu lohh – ato sebenernya dah lupa, hehehe).

Mas Q (permintaan beliauw, namanya akan selalu dirahasiakan, lha wong kita aja manggil dia “Q”) hehehe.. gaul juga tuh! Sampai detik ini, mas Q akan tetep dipanggil dengan sebutan ‘mas’. Wedhi aku, ndhelok wajahe mas wis kyk mas-mas ngono, mosok tak celuk jenenge? (selain jawanisme, silahkan minta trenslet yee). Tapi mas, aku masih keukeuh sumekeuh kalo mas deep down inside adalah seorang yg bawel. Mungkin benar kata mas dulu, kebawelannya tersalurkan oleh blog (makanya bikin blog). Tapi mas, apa karena secara dikau adalah jawaisme, jadi ‘behave’ didepan kami kami? Menjadi misterius?

Irvan, satu-satunya betokaw yang kita belon sempet dikenalkan / salaman. Kyknya anak2 dah pada ribut sendiri dan Irvan juga sibuk mencanting kain batiknya plus sambil pake celemek yang gw kira Irvan bawa sendiri dari rumah (niat bangett). Yaolo ni anak celaannya.. salut deh (minta resepnya dong). Emang bener kata Anri, Irvan adalah ratu cela. Btw, Jore apaan see maksudnya?

Si duo anak gaul, Rio dan Nauval. Hahaha.. (ngakak dulu nih gw).. habisnya, gw ngga kebayang ketemu kalian yang ternyata gaul + bawel (=gawel?). Begitu gw dapet berita bahwa kita kedatengan guest star yaitu Nauval yg bela2in dtg ke Jkt hanya unt ketemu kita2 yang ca-em2 ini (padahal bukan yah?) gw teriak! Coba tanya Rio kalo gak percaya. Hanya satu hal yang dapat membuat Nauval diem: yaitu bila dirinya sedang kelaparan! Tenaga yang tersisa ngga mau dihabiskan untuk berceloteh, tapi untuk mencari bahan bakar dulu. Sayang yah Nauval, ngobrol kita sempet terhenti pas di Bakmi GM, dan selasa besok mesti balik lagi ke Spore. Kapan dilanjutkan?

Rio, waoo.. gaul bow.. dengan bajunya yg ngepress dan tahan napas kalo difoto (tau kan apa maksut nya?). Bow, gw memang anak selatan yang HANYA bangga sama daerah selatan. Gw memang gak tau apa2 tentang Jkt barat, utara apalagi timur. Pusat aja cuman tau Thamrin dan Sabang. Hehehe.. makanya ajarin dong! Gw tau lo punya segudang tempat makan yang enak2 (eits.. jangan sampe berat gw naik lagi dari 52!). Bow, gw gak jadi nge-warnet (takut ma encik2-pembawa-pisang-ke-mana2).

Uli. Siapakah dia? Gak pernah denger. Seorang blogger juga? Lah? Gw kalee yg ketinggalan berita. Lama kelamaan, mulai terlihat pongahnya yang ohmaigot, ‘cewek gila’ katamu? (maaph). Kita kenalan sebelum kita kenal blog masing2. Tapi apa daya tu cewek memang gila! Rahang gw sampe kaku karena kebanyakan ketawa pas di bakmi GM. Gw takut gw mesti ke RSPI untuk un-freeze rahang gw kalo sampe kaku. Oh Uli, ngga sabar untuk ikutan karaoke, penasaran sama ‘suara’nya Uli yang menurut berita bak orang batak tidak bisa menyanyi (penasaran boww).

The last, but not the least. Didats, blogger yang belum mau memunculkan keberadaannya ditengah2 kami (maluw Dats?). Pan kita orang baik-baik sajaa *ratu mode on*. Kesan pertama pasti pemalu, tapi ternyat bawel juga (cocok kan sama fakta diatas?). Didats tu giat bekerja, rajin menabung, baik dan tidak sombong, dicari banyak orang (atau dibutuhkan banyak orang?). Ah, Didats dateng aja ya minggu depan, biar kenalan sama kita2!

Foto-foto bisa didapatkan di blog-blog sebelah.. Ciaoo..

Nb: Jujur gw belon pernah membatik, tapi gw suka menggambar.. (gak mau kalah sama DQ).
Nb2: gosip antara Nana dan Mas Q harus segera dipublikasikan!

| golda wrote this blog at 02:48 pm | wat ppl says (19) |
Friday, May 20, 2005
Somogyi Laszlo
Sekitar 3 jam yang lalu aku dapat kabar bahwa kakekku dari mama yang di Senta, Yugo sana, meninggal. Aku mendengar isak tangis mama di telpon, saat aku sedang sibuk nge-print hasil akhir laporan magang dan laporan manajerialku.

Kakek pernah bilang, “Aku berhasil mencapai umur 70! Tapi aku tidak tahu berapa tahun lagi sebelum aku meninggal”. Kakek lahir 26 Agustus 1934, dan meninggal 20 Mei 2005. tinggal 3 bulan lagi kakek berumur 71.

Aku adalah cucu kesayangan dari keempat kakek nenekku. Tapi bagi kakek nenek di Yugo, aku adalah cucu satu-satunya (sebelum adikku lahir saat aku berumur 12 tahun). Sejak aku kecil sering dibawa mama ke Senta. Bahkan beberapa kali aku terbang sendiri ke Senta tanpa mama.

Sakit kakek adalah diabetes dan hipertensi. Ah, memang penyakit orang tua yang tidak menjaga life-style dan makanannya. Meskipun diabetes, kakek tidak pernah menjaga makanan.

Hari rabu kemarin nenek telpon mama. Dia bilang “ayahmu masuk rumah sakit”. Mama segera mengurus jadwal pesawat tercepat untuk ke sana. Hari kamis aku sibuk kerja seharian. Ternyata mama juga sibuk menelpon rumah sakit, nenek, bahkan keluarga Kori (my ex) untuk mengurus kakek. Duh, satu-satunya keluarga terdekat (adik kakek) ada di Budapest. Selain dia ya tidak ada siapa-siapa lagi. Bisa dibayangkan nenek mengurus semuanya sendirian?!

Hari jumat (hari ini), aku ditunggu PL (pembimbing lapangan) di RSPI untuk mengumpulkan laporanku. Mama sedang mencoba menelpon rumah sakit di Senta untuk tanya keadaan kakek dan insulin tipe apa yang perlu dibeli dari sini. Aku sedang tidak mendengarkan percakapan mama, tiba-tiba mama menangis. Jheezz, kakek sudah meninggal.

Semua ini berlalu sangat cepat.

Sungai Tisza

Rupanya hari rabu sore kakek sudah mau ke rumah sakit dengan jalan kaki sejauh 4 km. Yah, kakek tidak mungkin lagi naik sepeda ataupun mobil. Tapi kakek tidak segera ke rumah sakit, melainkan ke pinggir sungai yang berada dekat dari rumah mereka. Sepertinya kakek takut ke rumah sakit. Rupanya kakek pingsan disana, ditemukan oleh seseorang, dan terdapat buku berobat ke rumah sakit. Jadi kakek dibawa dengan ambulance. Nenek pun baru tahu setelah menelpon ke rumah sakit, bingung kenapa kakek tidak pulang juga.

Besoknya saat ditengok nenek, kakek meracau dan tidak ingat siapa itu nenek. Malamnya, kakek sudah tidak bisa ngomong. Tapi mama sempat telpon ke hape dan diperdengarkan ke kakek, mama bilang “aku akan datang hari sabtu, tunggu dulu di rumah sakit. Nanti aku datang, baru kita pulang sama-sama ke rumah”. Kakek hanya bisa mengangguk.

Besok pagi saat jam observasi suster 06:30am, suster baru menemukan bahwa kakek sudah pergi. Kakek meninggal tanpa ada siapa-siapa disampingnya.
Mama sudah merelakan kakek pergi. Aku? Aku sudah lama sekali tidak bicara dengan kakek di telpon. Aku menyesal.

Bocsács meg, nagytata, hogy ritkán beszélgetlünk telefonon. Téged nagyon szeret mindörökké a Te unokád, Golda.

Me & Apu (nagytata)

| golda wrote this blog at 04:21 pm | wat ppl says (16) |
Thursday, May 19, 2005
Selentingan..
Semalem ada reunian sama anak2 mantan QB. Kita ber.. ber sepuluh yah? Ach.. nanti dihitung dulu deh dari foto2nya. Trus gw dapet lagu mp3: Radja yang Jujur. Ahh.. lagunya enak. Begitu pulang, langsung didengerin CD nya, trus di copy ke mp3 player gw. Lagu itu juga gw edit, potong, pendekin, dan pindahin untuk menjadi ringtones di henpon gw. Yang gw copy di mp3 player, gw dengerin sambil tiduran.. menunggu waktu ngantuk.. eh.. ketiduran.. sambil ngedengerin lagu itu berulang-ulang.
Semalam pula gw nyari lirik dan chord nya:

Jujur – Radja

Intro: am f dm g-e

am dm g c f dm e am


Duhai kekasih pujaan hatiku
Dapatkah kau memberiku satu arti
Sedikit rasa yang bisa kumengerti
Bukan sumpah atau janji

Buktikanlah bila kau ada cinta
Setulus hatimu bisa menerima
Sebatas kejujuran yang kau miliki
Bukan sekedar bersama

Reff: am dm g c am dm e am-a

Jujurlah padaku, bila kau tak lagi cinta
Tinggalkanlah aku, bila tak mungkin bersama
Jauhi diriku.. lupakanlah aku.. ooo

Jujurlah padaku, bila kau tak lagi suka
Tinggalkanlah aku, bila tak mungkin bersama
Jauhi diriku.. lupakanlah aku.. selamanya


***
Nanti ceirta ttg reuni di kemudian hari yaa..

| golda wrote this blog at 01:54 pm | wat ppl says (7) |
Tuesday, May 17, 2005
Ketakutanku (part 1)
Aku yakin kalian pasti pernah ditanya: “binatang apa yang paling kamu takuti?”. Wah, jawabannya bisa macam-macam. Ada yang takut ulat, ulat bulu, cacing, kecoak, cicak, tokek, ular, tikus, sampai binatang besar seperti harimau, gajah ataupun anjing (bagi yang trauma digigit anjing). Beberapa waktu lalu aku diberi pertanyaan ini. Duh, dengan berapi-api aku bercerita:

Aku ingat, aku masih SD kelas 4, aku nonton Arachnophobia. Film ini menceritakan tentang laba-laba pembunuh manusia yang lumayan cerdik. Nontonnya tidak sengaja, jadi bukan maksud khusus menonton film ini. Tapi karena nontonnya pas aku masih kecil, mau tidak mau kengerian akan laba-laba membekas di kepalaku, walaupun kita tahu film itu fiksi. Akhirnya, aku menemukan binatang apa yang paling ku takuti: laba-laba.

Kami sekeluarga masih tinggal di rumah kecil di pondok indah. Suatu malam sekitar jam 1, aku bangun karena mau ke WC. Kamarku gelap, tapi dapat sedikit sinar lampu dari luar. Samar-samar aku melihat laba-laba di dekat tempat tidurku. Aku jijik, langsung bangun dan menyalakan lampu. OH MY GOD! Ada laba-laba dengan diameter 5 centi!! It was so big! Aku kaget, jijik, takut, aku lari ke kamar mama, hampir nangis. Mama seakan tidak percaya, dia ikut ke kamarku.

Hampir saja laba-laba itu kabur, huh, untung masih kita temukan. Aku sudah takut bukan main, sampai memutuskan untuk tidur di sofa luar. Mama, yang seorang penggemar binatang dan serangga (pastinya tidak takut dengan segala macam binatang/serangga) mulai meneliti detail dari laba-laba itu, kenapa bisa masuk kamarku (iya!! Kenapa bisa ada di kamarku???). Mama pun baru pertama kali melihat laba-laba sebesar itu. Damn, aku udah ketakutan dan hanya bisa ngintip dari belakang tubuh mama, sambil was-was kalau ada laba-laba lain lagi di kamarku.

“Golda, ambil palu”. Ha? Palu? Tapi ku ambil juga di laci penyimpanan di luar kamarku. Aku tidak berpikir lagi saat mama menyuruhku untuk ambil palu. Buru-buru ku ambil. Mama pun ambil ancang-ancang, dan sempat memukul beberapa kali sampai tiba-tiba berhenti.

“Kena Ma?”. Mama diam saja. Pelan-pelan kudekati, pelan-pelan kuintip. Terlihat badannya laba-laba seperti menciut, mati, tidak bergerak, tidak keluar isinya (seperti kosong), dengan kaki-kakinya copot semua dari badannya. Aku bingung, koq laba-laba mati seperti meledak, sambil melepaskan semua kaki-kakinya. What the hell, bagus deh udah mampus! Ketika mau dibersihkan, mama bilang “Lho, koq kakinya hanya ada enam? Dua lagi kemana?”. Damn, dicari-cari juga ngga ketemu! Aku takut.. hiiyyyy..

To be continued.

| golda wrote this blog at 10:25 am | wat ppl says (12) |
Tuesday, May 10, 2005
I went to Taman Safari and I saw..
Gajah      Kuda Poni      Kuskus      Macan Kumbang


Kukang      Lamma      Lamma      Tarsius

| golda wrote this blog at 09:46 pm | wat ppl says (15) |